20 TANAMAN YANG DAPAT MENYERAP POLUSI DAN RACUN DI SEKITAR KITA
Salah satu solusi mudah mengatasi polusi dan racun di udara adalah dengan meletakkan tanaman hias di sekita area berpolusi. National Aeronautics and Space Administration (NASA) dan Associated Landscape Contractors of America (ALCA) telah melakukan penelitian terhadap beberapa jenis tumbuhan. Hasilnya, beberapa tanaman hias dalam ruangan ternyata mampu menyerap polutan dan gas-gas berbahaya dan berbagai bahan kimia lain yang hadir di udara. Berikut ini tanaman penetral polusi dan radiasi di sekitar kita.
Salah satu solusi mudah mengatasi polusi dan racun di udara adalah dengan meletakkan tanaman hias di sekita area berpolusi. National Aeronautics and Space Administration (NASA) dan Associated Landscape Contractors of America (ALCA) telah melakukan penelitian terhadap beberapa jenis tumbuhan. Hasilnya, beberapa tanaman hias dalam ruangan ternyata mampu menyerap polutan dan gas-gas berbahaya dan berbagai bahan kimia lain yang hadir di udara. Berikut ini tanaman penetral polusi dan radiasi di sekitar kita.
Spider plant merupakan tanaman yang tumbuh dengan cepat. Tanaman ini bagus untuk menghilangkan gas beracun dan polutan lain, seperti formalin dan xylene. Untuk mendapatkan efek yang lebih baik, tanaman ini harus diletakkan di dapur, di dekat perapian atau di tempat-tempat di mana karbonmonoksida terakumulasi. Tanaman hias yang berasal dari Afrika dan kini tersebar ke segala penjuru dunia ini mempunyai tinggi mencapai 60 cm. Sebagai tanaman hias, tumbuhan ini dapat ditanam dalam pot dalam ruangan.
2. Pakis Boston
(Nephrolepsis exaltata bostoniensis)
Tanaman eksotis yang anggun dengan daun melengkung dan berjumbai. Pakis Boston bertindak sebagai humidifier alami. Pakis Boston akan tumbuh lebih baik lagi jika berada di tempat berkondisi lembab. Dengan melepaskan kelembaban ke udara, mereka menghapus polusi udara jahat seperti benzena, formaldehida dan xilena. Selain itu tentunya juga menyediakan udara bersih di dalam rumah
3. English Ivy
(Hedera helix)
Meskipun daunnya beracun, English Ivy
adalah houseplant yang sangat populer dan paling cocok bagi penderita asma dan
alergi. Mudah tumbuh di bawah sinar matahari cerah, tanaman ini memiliki
kemampuan luar biasa untuk menghilangkan benzena, formaldehida serta berbagai
bahan kimia beracun yang dikeluarkan oleh bahan sintetis.
Tumbuhan ini sangat sensitif dan dikenal sebagai humidifier.
Meskipun tanaman ini tumbuh lambat dan membutuhkan perawatan sepanjang tahun,
namun tanaman ini dapat disimpan di mana saja, terutama di sebelah furnitur
yang baru dipernis atau di ruangan berkarpet. Tanaman ini membantu mengeluarkan
racun mematikan, seperti formalin dan xilena.
5. Sirih
gading (Epipremnum aureum)
Juga dikenal sebagai Golden Pothos atau Devil’s Ivy atau
Silver Vine, Golden Pothos adalah tanaman yang sangat invasif. Dengan daunnya
yang hijau dan batangnya yang progresif, tanaman ini dapat merambati daerah
sekitarnya. Tanaman ini sangat efisien untuk menghilangkan polutan dalam
ruangan seperti formaldehida, benzena dan xilena. Tapi berhati-hatilah, karena
tanaman ini beracun bagi anjing, kucing, bahkan anak-anak. Tanaman ini berasal
dari Australia, Malenesia (termasuk Indonesia), Indochina, Jepang, China, dan
India.
6. Lidah
Buaya/Aloe Vera (Aloe barbadensis)
Nama latin tumbuhan ini adalah Aloe
vera, yang di Indonesia dikenal sebagai lidah buaya. Tumbuhan yang dimanfaatkan
sebagai penyubur rambut, penyembuh luka dan mulai dikembangkan sebagai bahan
industri kosmetik, farmasi, dan makanan-minuman kesehatan ini ternyata
mempunyai kemampuan sebagai penyerap polutan. Aloe vera mampu menetralisir
racun benzena, formaldehida (formalin), dan berbagai bahan kimia lainnya.
7. Chinese
Evergreen (modestum aglaonema)
8. Lidah
Mertua/Snake Plant (Sansevieria trifasciata)
Banyak digunakan sebagai tanaman hias,
tanaman yang di Indonesia dikenal dengan nama lidah mertua ini merupakan
tanaman cemara abadi yang toleran terhadap kurangnya air dan hujan. Ilmuwan
menemukan bukti bahwa tanaman ini memiliki kemampuan luar biasa untuk
menyerap karbonmonoksida, nikotin, benzene, formaldehyde,
trichloroethylene, hingga dioksin. Satu tanaman dewasa berdaun 4/5 helai
dapat menyegarkan kembali udara dalam ruangan seluas 20 m persegi.
9. Marginata (Dracaena
marginata)
Seseorang tidak dapat mengabaikan
keindahan marginata, tanaman yang memiliki daun tipis berkilau dengan tepian
merah. Tidak hanya menghilangkan formalin dan benzene dari udara, tanaman ini
juga mampu menyaring racun lain yang hadir di udara. Namun, perawatan yang
tepat harus diambil saat menempatkan tanaman di dalam rumah karena bisa menjadi
racun bagi anjing peliharaan anda. Dragon tree atau Red-edged dracaena adalah
tumbuhan dari famili Asparagaceae. Tanaman asal Madagaskar dan Mauritius ini
termasuk tumbuhan semak. Di dalam ruangan tanaman ini ampuh dalam menyerap
xylene, trichloroethylene dan formaldehida, yang ada di udara akibat lak,
pernis dan bensin.
Peace lily terkenal karena mampu
mengurangi racun dalam ruangan yang dapat menyebabkan kanker. Peace lily sangat
bagus dalam membersihkan udara. Membantu menghilangkan benzena dan
formaldehida. Tak diragukan lagi tanaman ini disarankan untuk rumah yang memenuhi
istilah "sindrom bangunan sakit".
11.
Fagraea Sasakii
Kandungan minyak esesnsialnya memiliki sifat desinfektan yang juga
membantu relaksasi serta membuat tidur lebih nyenyak
12.
Gerber daisy
Tanaman Gerber daisy di Indonesia lebih dikenal sebagai Herbras.
Tumbuhan asal Afrika Selatan ini mempunyai bunga warna warni dan kerap
dijadikan bunga potong bersama mawar, anyelir, seruni, dan tulip. Dapat tumbuh
baik di dalam pot dan di dalam ruangan. Tanaman ini efektif menghilangkan
trichloroethylene, Cocok diletakkan di kamar mandi, ruang mencuci atau kamar
tidur.
13. Aglaonema
Commutatum
Tananam ini dikenal karena kemampuannya memurnikan udara. Efeknya
sangat terasa pada ruangan yang sirkulasi udara dan sinar mataharinya kurang.
Tanaman ini dapat menyerap nikotin di udara dan mengurangi
konsentrasi formaldehida.
Dapat menyerap 95% karbon monoksida dan 85% formaldehida di udara.
16. Anthurium
Putih
Sangat baik untuk menghilangkan amonia dan aseton dari udara.
Tanaman ini merupakan salah satu tanaman hias penyerap VOC
(senyawa organik yang mudah menguap) terbaik, menurut penelitian Universitas
Georgia.
18.
Palm Bambu
Merupakan salah satu tanaman terbaik untuk mengurangi radiasi
elektromagnetik.
20.
Lili Kaffir




















Tidak ada komentar:
Posting Komentar