Sabtu, 28 November 2015

LINGKUNGAN

20 TANAMAN YANG DAPAT MENYERAP POLUSI DAN RACUN DI SEKITAR KITA

Salah satu solusi mudah mengatasi polusi dan racun di udara adalah dengan meletakkan tanaman hias di sekita area berpolusi. National Aeronautics and Space Administration (NASA) dan Associated Landscape Contractors of America (ALCA) telah melakukan penelitian terhadap beberapa jenis tumbuhan. Hasilnya, beberapa tanaman hias dalam ruangan ternyata mampu menyerap polutan dan gas-gas berbahaya dan berbagai bahan kimia lain yang hadir di udara. Berikut ini tanaman penetral polusi dan radiasi di sekitar kita.

 1. Spider Plant (Chlorophytum comosum)

Spider plant merupakan tanaman yang tumbuh dengan cepat. Tanaman ini bagus untuk menghilangkan gas beracun dan polutan lain, seperti formalin dan xylene. Untuk mendapatkan efek yang lebih baik, tanaman ini harus diletakkan di dapur, di dekat perapian atau di tempat-tempat di mana karbonmonoksida terakumulasi. Tanaman hias yang berasal dari Afrika dan kini tersebar ke segala penjuru dunia ini mempunyai tinggi mencapai 60 cm. Sebagai tanaman hias, tumbuhan ini dapat ditanam dalam pot dalam ruangan. 

2. Pakis Boston (Nephrolepsis exaltata bostoniensis)



Tanaman eksotis yang anggun dengan daun melengkung dan berjumbai. Pakis Boston bertindak sebagai humidifier alami. Pakis Boston akan tumbuh lebih baik lagi jika berada di tempat berkondisi lembab. Dengan melepaskan kelembaban ke udara, mereka menghapus polusi udara jahat seperti benzena, formaldehida dan xilena. Selain itu tentunya juga menyediakan udara bersih di dalam rumah

3. English Ivy (Hedera helix)
Meskipun daunnya beracun, English Ivy adalah houseplant yang sangat populer dan paling cocok bagi penderita asma dan alergi. Mudah tumbuh di bawah sinar matahari cerah, tanaman ini memiliki kemampuan luar biasa untuk menghilangkan benzena, formaldehida serta berbagai bahan kimia beracun yang dikeluarkan oleh bahan sintetis. 

4. Areca Palm (Chrysalidocarpus lutescens

Tumbuhan ini sangat sensitif dan dikenal sebagai humidifier. Meskipun tanaman ini tumbuh lambat dan membutuhkan perawatan sepanjang tahun, namun tanaman ini dapat disimpan di mana saja, terutama di sebelah furnitur yang baru dipernis atau di ruangan berkarpet. Tanaman ini membantu mengeluarkan racun mematikan, seperti formalin dan xilena.

5. Sirih gading (Epipremnum aureum)
Juga dikenal sebagai Golden Pothos atau Devil’s Ivy atau Silver Vine, Golden Pothos adalah tanaman yang sangat invasif. Dengan daunnya yang hijau dan batangnya yang progresif, tanaman ini dapat merambati daerah sekitarnya. Tanaman ini sangat efisien untuk menghilangkan polutan dalam ruangan seperti formaldehida, benzena dan xilena. Tapi berhati-hatilah, karena tanaman ini beracun bagi anjing, kucing, bahkan anak-anak. Tanaman ini berasal dari Australia, Malenesia (termasuk Indonesia), Indochina, Jepang, China, dan India. 


6. Lidah Buaya/Aloe Vera (Aloe barbadensis)
Nama latin tumbuhan ini adalah Aloe vera, yang di Indonesia dikenal sebagai lidah buaya. Tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai penyubur rambut, penyembuh luka dan mulai dikembangkan sebagai bahan industri kosmetik, farmasi, dan makanan-minuman kesehatan ini ternyata mempunyai kemampuan sebagai penyerap polutan. Aloe vera mampu menetralisir racun benzena, formaldehida (formalin), dan berbagai bahan kimia lainnya.


7. Chinese Evergreen (modestum aglaonema)
  
Sebagai tanaman pembersih udara yang sangat baik, Chinese evergreen merupakan tanaman herbal abadi. Tanaman ini akan tumbuh lebih baik lagi dengan sedikit air dan cahaya minimum. Tanaman ini dapat menyaring racun udara seperti benzena dan formaldehida . 

8. Lidah Mertua/Snake Plant (Sansevieria trifasciata)
Banyak digunakan sebagai tanaman hias, tanaman yang di Indonesia dikenal dengan nama lidah mertua ini merupakan tanaman cemara abadi yang toleran terhadap kurangnya air dan hujan. Ilmuwan menemukan bukti bahwa tanaman ini memiliki kemampuan luar biasa untuk menyerap karbonmonoksida, nikotin, benzene, formaldehyde, trichloroethylene, hingga dioksin. Satu tanaman dewasa berdaun 4/5 helai dapat menyegarkan kembali udara dalam ruangan seluas 20 m persegi. 

9. Marginata (Dracaena marginata)
Seseorang tidak dapat mengabaikan keindahan marginata, tanaman yang memiliki daun tipis berkilau dengan tepian merah. Tidak hanya menghilangkan formalin dan benzene dari udara, tanaman ini juga mampu menyaring racun lain yang hadir di udara. Namun, perawatan yang tepat harus diambil saat menempatkan tanaman di dalam rumah karena bisa menjadi racun bagi anjing peliharaan anda. Dragon tree atau Red-edged dracaena adalah tumbuhan dari famili Asparagaceae. Tanaman asal Madagaskar dan Mauritius ini termasuk tumbuhan semak. Di dalam ruangan tanaman ini ampuh dalam menyerap xylene, trichloroethylene dan formaldehida, yang ada di udara akibat lak, pernis dan bensin.


10. Peace Lily (Spathiphyllum)
Peace lily terkenal karena mampu mengurangi racun dalam ruangan yang dapat menyebabkan kanker. Peace lily sangat bagus dalam membersihkan udara. Membantu menghilangkan benzena dan formaldehida. Tak diragukan lagi tanaman ini disarankan untuk rumah yang memenuhi istilah "sindrom bangunan sakit".

11. Fagraea Sasakii
Kandungan minyak esesnsialnya memiliki sifat desinfektan yang juga membantu relaksasi serta membuat tidur lebih nyenyak

12. Gerber daisy
Tanaman Gerber daisy di Indonesia lebih dikenal sebagai Herbras. Tumbuhan asal Afrika Selatan ini mempunyai bunga warna warni dan kerap dijadikan bunga potong bersama mawar, anyelir, seruni, dan tulip. Dapat tumbuh baik di dalam pot dan di dalam ruangan. Tanaman ini efektif menghilangkan trichloroethylene, Cocok diletakkan di kamar mandi, ruang mencuci atau kamar tidur.

13. Aglaonema Commutatum
Tananam ini dikenal karena kemampuannya memurnikan udara. Efeknya sangat terasa pada ruangan yang sirkulasi udara dan sinar mataharinya kurang.

14. Brassaia Actinophylla 
Tanaman ini dapat menyerap nikotin di udara dan mengurangi konsentrasi formaldehida.

15. Chlorophyium Capense
Dapat menyerap 95% karbon monoksida dan 85% formaldehida di udara.

16. Anthurium Putih
Sangat baik untuk menghilangkan amonia dan aseton dari udara.

17. Pakis Asparagus
Tanaman ini merupakan salah satu tanaman hias penyerap VOC (senyawa organik yang mudah menguap) terbaik, menurut penelitian Universitas Georgia.

18. Palm Bambu



Tanaman ini merupakan tanaman terbaik ketiga yang dapat menghilangkan formaldehida dari udara, menurut eksperimen NASA. Palm Bambu juga diketahui dapat mengurangi logam berat dari udara.

19. Kaktus
Merupakan salah satu tanaman terbaik untuk mengurangi radiasi elektromagnetik.

20. Lili Kaffir 

Salah satu tanaman terbaik untuk memurnikan udara dan dapat hidup dalam cahaya redup. Tanaman ini dapat menyerap satu liter udara dan melepas 80% oksigen murni dalam 24 jam.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar